Kontes kambing Peranakan etawa

Rembang-300 kambing Peranakan Etawa (PE)dari Propinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta dan propinsi Jawa Timur, hari Minggu kemarin ikuti laga bintang kontes kambing PE piala bupati Rembang menyambut hari jadi jadi kabupaten Rembang ke 271. Kegiatan yang diselenggarakan di halaman Islamic centre itu melombakan 10 kategori lomba yang terdiri kelas A,B,C,D dan kelas E baik jantan dan betina.
Ketua Asosiasi Peternak Etawa Nasional (Aspenas) propinsi Jawa Tengah-Catur Winanto mengatakan digelarnya lomba untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Pasalnya selain diambil dagingnya, susu kambing etawa juga bisa diambil manfaatnya.

Catur Winanto yang juga wakil ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang menjelaskan bila kambing biasa harganya 700 ribu rupiah maka peranakan kambing setelah mengikuti kontes harganya bisa mencapai 5 juta rupiah.
Sementara itu Bupati Rembang-H. Mohamad Salim dalam sambutannya mengungkapkan kontes kambing PE untuk memberikan motivasi kepada peternak kambing khususnya di kabupaten Rembang. Lebih-lebih dengan menyaksikan banyaknya peserta peternak kambing etawa dari berbagai daerah,  diharapkan mampu menghasilkan kambing etawa berkualitas.
Bupati mengharapkan Melalui kontes ini peternak bisa merintis   usaha baru dalam menjual hasil dari ternak etawa, misalnya pengusaha pupuk organik, pengusaha susu etawa bubuk, pengusaha sabun susu dan susu kambing. Dengan demikian diharapkan kabupaten Rembang ke depannya akan menjadi sentra susu, sentra daging kambing, sentra sabun susu, sentra pupuk organik yang akan menjadikan lahan pertanian di kabupaten Rembang kembali subur dan menjadikan laju perekonomian di kabupaten Rembang meningkat begitu juga kesejahteraan masyarakatnya.
Triwiyono salah satu juri penilai menerangkan, lomba diadakan untuk 5 katagori mulai type A hingga E, untuk pejantan dan betina, terbagi berdasarkan usia ternak kambing peranakan etawa. kelas E usia 3 bulan, D usia 5 bulan, C usia 1 tahun, B usia 1,5 tahun dan A usia 2 tahun ke atas.
Adapun unsur penilian  ada 13 kriteria dintaranya bentuk telinga, bentuk kepala, keserasian postur tubuh, warna, panjang ekor dan terpenting yakni kesehatan alat reproduksi. Dari ajang lomba kambing peranakan etawa, untuk penyandang gelar juara kelas A. Jenis pejantan dimenangkan Samurai milik Edy warga Blitar-Jawa timur dan untuk betina direbut Nabila milik Catur, Ketua Aspenas Dampo Awang warga Pamotan-Rembang.
 Sementara itu salah seorang peserta yaitu Sholikul Hadi warga Mayong-Jepara, mengungkapkan piaraannya kamandanu usia 3 tahun pernah menyabet gelar juara nasional hingga 17 kali. sudah ditawar seharga Rp300 juta namun tidak dilepskan, karena ingin memiliki bibit ungul dan penerus calon juara di tahun mendatang.
Dari hasil lomba  kabupaten Wonosobo menjadi i juara umum dengan  mendapatkan 2 emas dan 3 perak, Kabupaten Purworejo sebagai juara 2 dengan mendapatkan 2 emas 2 perak disusul kabupaten Rembang dengan 2 emas dan 1 perak. (Heru / Masudi  )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: