Hutan Mangrove Dirusak Demi Keuntungan Pribadi

REMBANG  – Ketika pemerintah Kabupaten Rembang disibukkan dengan bencana abrasi yang terus mengancam di kawasan  pantai, ternyata ada segelintir oknum yang tega membabat hutan mangrove ( bakau,Red) untuk kepentingan bisnis (lahan tambak,Red). Kuat dugaan, aksi ini melibatkan oknum pengusaha setempat.  Seperti diketahui, hutan mangrove yang terletak di pesisir Desa Pasar Banggi, Kecamatan Kota Rembang saat ini dijadikan percontohan tingkat Jawa Tengah. Kelompok nelayan di desa ini sudah beberapa kali berhasil menyabet juara bidang lingkungan hidup. Namun beberapa hari lalu, ratrusan pohon bakau di hutan ini dibabat habis oleh sekelompok orang tak dikenal.

“Penebangan pohon bakau jelas dilakukan untuk kepentingan lahan tambak udang. Ini bukan yang pertama kali terjadi,” jelas H Suyadi (60) ketua kelompok nelayan yang juga tokoh lingkungan hidup desa pasar Banggi, tadi pagi.

Diperoleh keterangan, penebangan pohon bakau  dilokasi desa tireman diduga dilakukan sekelompok orang dan aksi dilakukan pada malam hari. Namun hingga berita ini diturunkan polsek kota Reambang masih juga belum menemukan pihak yang bertanggungjawab terhadap pengrusakan hutan mangrove.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Rembang H Purwadi Samsi SH saat dikonfirmasi wartawan usai  lakukan penanaman 5000 bibit Mangrove Rabu(25/1) bersama LSM lingkungan hidup LMLH  Kodim 0720 Serta Polres Rembang  di lokasi  Pantai desa tireman  ,mengaku sedih dengan aksi nekad sekelompok orang yang merusak hutan mangrove yang sudah menjadi percontohan tingkat Jawa Tengah.

Terpisah ketua LSM LMLH Miftahchurobbani mengatakan untuk mengembalikan hutan mangrove, kata Purwadi,membutuhkan dana ratusan juta rupiah. Pihaknya akan terus melakukan penamaman kembali bakau bekerjasama dengan Masyarakat Kodim 0720  Polres Rembang dan Kantor LH  bidang lingkungan hidup.

“Mereka tidak tahu atau memang dimanfaatkan oleh sekelompok pengusaha untuk merusak mangrove untuk kepentingan membuka lahan tambak,”  jelasnya. (Hasan-wartamerdeka)

Keterangan Foto: H. Suyadi (60) ketua kelompok nelayan yang juga tokoh lingkungan hidup desa pasar Banggi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: