EMPAT PERKARA KORUPSI DILIMPAHKAN KE PENGADILAN TIPIKOR

 

Tuesday, 08 March 2011 07:57 redaksi Hits: 16

Empat kasus korupsi di wilayah kejaksaan negeri Rembang akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor di Semarang. (doc)

Rembang Kota – Empat perkara korupsi yang masih ditangani Kejaksaan Negeri Rembang pada 2011 ini tidak akan dilimpahkan ke pengadilan negeri setempat, melainkan akan diserahkan ke pengadilan tindak pidana korupsi di Semarang bila berkas kasus dinyatakan lengkap (P-21).

Kepala Kejaksaan Negeri Rembang, Wardjiman di Rembang, Selasa (8/3), mengungkapkan persidangan kasus korupsi dengan terdakwa Kepala Desa Glebeg Kecamatan Sulang, Sutaji, menjadi perkara korupsi terakhir yang disidangkan di Pengadilan Negeri Rembang.

“Kami masih menangani empat perkara korupsi dan saat ini berkasnya perkaranya belum lengkap, masih dalam penyidikan. Jika sudah lengkap, maka akan segera kami limpahkan ke Pengadilan Tipikor di Semarang,” katanya.

Ia menyebutkan empat kasus korupsi di Kabupaten Rembang yang bakal disidangkan di pengadilan tipikor adalah dua tersangka kasus korupsi dana retribusi TPI Tasikagung, satu kasus korupsi dana keaksaraan, dana korupsi raskin.

“Wewenang kejaksaan negeri hanya melimpahkan berkas yang sudah lengkap ke pengadilan tipikor. Soal kemudian oleh pengadilan tersangka perlu ditahan dulu atau tidak selama menunggu persidangan, itu wewenang pengadilan tipikor,” katanya.

Wardjiman menambahkan, pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) digagas Mahkamah Agung (MA) sebagaimana amanat Undang-undang Nomor 46 Tahun 2009 tentang Pengadilan Tipikor.

Untuk satu kasus, menurut UU Pengadilan Tipikor, akan ditangani oleh 5 hakim.

Pada kesempatan lain, Koordinator Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LESPEM), Bambang Wahyu Widodo mengatakan sumber daya untuk pengadilan Tipikor dinilainya masih sangat kurang.

Sebab, katanya, pengadilan Tipikor Semarang akan menampung seluruh perkara korupsi yang ditangani 35 kejaksaan negeri (kejari) di Jateng.

Pihaknya berharap Pengadilan Tipikor dapat menghasilkan keputusan yang luar biasa. Karena korupsi adalah kejahatan luar biasa. “Seperti hukuman mati atau seumur hidup bagi koruptor. Tidak seperti sekarang ini, hukuman koruptor masih minim,” katanya menandaskan. (Pujianto-02)

http://suararembang.com/news/sosial-politik/369-empat-perkara-korupsi-dilimpahkan-ke-pengadilan-tipikor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: