Jepang Lirik Perikanan di Rembang

 

Rembang Kota – Sebanyak 20 orang anggota asosiasi pengusaha Jepang pengonsumsi produk surimi (daging ikan) dari Indonesia, Selasa (1/2), berkunjung ke Kabupaten Rembang untuk mengetahui secara langsung kondisi perikanan tangkap di kabupaten itu.

Rombongan pertama kali melihat kondisi perikanan tangkap dan cara tangkap ikan nelayan di kawasan Pelabuhan Perikanan Pantai Tasikagung, sebelum akhirnya mengunjungi PT Holi Mina Jaya (HMJ), salah satu perusahaan pemasok ikan ke Negeri Sakura tersebut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Rembang, Suparman mengatakan sebelum mengunjungi Kabupaten Rembang, rombongan lebih dulu mengunjungi sejumlah perusahaan pengolahan ikan di kawasan Muara Baru, Jakarta.

“Jadi mereka di Indonesia sudah dua hari. Hari pertama di Jakarta, hari keduanya mengunjungi Kabupaten Rembang,” katanya mengungkapkan.

Ia mengatakan, di sela-sela kunjungan, pihaknya juga mengemukakan sejumlah potensi perikanan di Kabupaten Rembang berikut potensi nelayannya. “Kunjungan mereka lebih fokus pada market (pangsa pasar) ikan,” katanya.

Mengenai kemungkinan ditariknya Jepang untuk mengelola pengembangan pelabuhan perikanan Tasikagung, Suparman mengatakan itu belum dilakukan. “Kami mendapatkan sejumlah informasi penting bahwa ternyata produksi perikanan Indonesia masih perlu ditingkatkan. Demikian juga dengan tingkat konsumsinya,” katanya.

Rombongan pengusaha tersebut, kata Suparman, juga mengatakan kalau Jepang masih sanggup menerima pasokan daging ikan (surimi) dari Indonesia sebanyak 80 ton per harinya.

“Mereka mengatakan Jepang masih sanggup menerima pasokan daging ikan dari Indonesia sebanyak 80 ton per harinya, dan itu jumlah yang sangat banyak. Pasokan dari Kabupaten Rembang saja, kami kira tidak cukup mampu,” katanya tanpa menyebutkan jumlah pasokan ikan dari Rembang ke Jepang.

Diketahui, saat ini tingkat konsumsi ikan di negara yang pernah menjajah Indonesia selama tiga setengah tahun itu, mencapai 110 kilogram per kapita per tahun.

Sementara di Indonesia, tingkat konsumsi ikan nasional pada 2009 baru mencapai 30 kilogram per kapita per tahun, sedangkan Malaysia sudah 55,4 kilo per kapita per tahun dan Singapura 37,9 kilo per kapita pertahun. (Pujianto-02)

One Response to Jepang Lirik Perikanan di Rembang

  1. joko says:

    Membutuhkan air bersih dapat menghubungi 081229912212 @joko

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: